Showing posts with label Biologi. Show all posts
Showing posts with label Biologi. Show all posts

Tahukah Anda Peran Monera Bagi Kehidupan?


Apa yang terlintas dibenak anda jika mendengar kata bakteri? Menurut pendapat anda apakah bakteri merugikan atau menguntungkan?
Apakah anda pernah berpikir bahwa bakteri begitu berperan dalam kehidupan manusia?

Bakteri merupakan organisme yang dapat merugikan sekaligus menguntungkan bagi kehidupan manusia. Beberapa bakteri dapat merugikan karena dapat mengakibatkan penyakit. Akan tetapi banyak bakteri yang sangat berperan dalam kehidupan manusia. Berikut ini akan diuraikan Monera yang dapat menguntungkan dan merugikan.

1. Monera yang menguntungkan
  • Metanogen memiliki peranan penting dalam penguraian kotoran. Meta hasil penguraian kotoran sampah dan hewan dapat dijadikan bahan bakar
  • Bakteri pembusuk sampah organik. Sampah-sampah organik yang berasal dari tumbuhan dan hewan akan dibusukkan oleh bakteri. Bakteri pembusuk antara lain Pseudomonas, Xantomonas, Flavobacterium, dan Streptomyces. 
  • Bakteri Nitrifikasi, yaitu baketeri yang mampu mengubah amonium menjadi nitrat. Bakteri nitrifikasi bersifat aerob dan kemoatutrof. Bakteri ini berfungsi menyuburkan tanah. Bakteri nitrifikasi antara lain Nitrosomonas, Nitrobacter, dan Nitrosocucus. 
  • Bakteri Rhizobium, yaitu bakteri yang bersimbiosis dengan tanaman polong-polongan (Leguminoceae). Bakteri ini akan menginfeksi bulu akar, kemudian memperbanyak diri sehingga terbentuk bintil atau nodul. Bakteri dalam bintil mampu mengikat unsur nitrogen yang akan diberikan ke tubuh tanaman. Nitrogen merupakan salah satu unsur yang dibutuhkan tanaman.
  • Bakteri yang mampu mengikat nitrogen tanpa bersimbiosis dengan tanaman tinggi, yaitu Azotobacter 
  • Bakteri yang mampu membentuk antibiotik streptomisin, yaitu Streptomyces griceus 
  • Bakteri Escherichia coli berperan membusukkan sisa makanan dan membentuk vitamin K dan vitamin B12 yang berada dalam usus besar (kolon)
  • Bakteri yang berperan dalam pembuatan makanan dan bidang industri diantaranya sebagai berikut.
  1. Bakteri Streptococcus termophylus dan Lactobacillus bulgaricus berperan dalam pembuatan yoghurt 
  2. Bakteri Streptococcus sp. dan Propionibacterium skermanisi berperan dalam pembuatan keju
  3. Bakteri Pseudomonas sp. berperan dalam pembuatan Vitamin B.
  4. Bakteri Streptococcus Lactis berperan dalam pembuatan kefir
  5. Bakteri Acetobacter sp. berperan dalam pembuatan asam asetat
  6. Bakteri Candida krussei berperan dalam pembuatan cokelat
  7. Bakteri Sterpcoccus termophylus berperan dalam pembuatan mentega
  8. Bakteri Acetobacter xylinum berperan dalam pembuatan nata de coco
2. Monera yang Merugikan
a. Berikut ini adalah bakteri yang dapat menimbulkan penyakit.
  1. Clostridium tetani, menyebabkan penyakit tetanus
  2. Corynebacterium dipteri, menyabakan dipteri
  3. Staphylococcus aereus, menyerang saluran pernapasan
  4. Streptococcus pyogenes, menyerang sistem pernapasan
  5. Micrococcus gonorrhea, menyebabkan penyakit kelamin
  6. Diplococcus pneumoniae, menyerang paru-paru
  7. Klensiella pneumaniae, menyebabkan penyakit pada saluran pernapasan dan paru-paru
  8. Salmonella typhosa, menyebabkan penyakit tifus
  9. Shigella shigae, menyababkan disentri
  10. Brucella abortus, menyebabkan abortus
  11. Pasteurella pestis, menyebabkan penyakit pes
  12. Hemophylus influenza, menyebabkan influenza
b. Bakteri yang menimbulkan pembusukan
  1. Flavobacterium dan Achromobacter, membusukkan telur
  2. Lactobacillus, membusukkan sayuran-sayuran, buah-buahan dan umbi-umbian
  3. Staphylococcus dan Achromobacter, membusukkan daging dan ikan
c. Bakteri yang merusak makanan
  1. Clostrium botulinum, menghasilkan racun pada makanan kemasan
  2. Pseudomonas cocovenenans, menghasilkan racun pada tempe bongkrek. Tempe bongkrek adalah tempe yang dibuat dari ampas kelapa, jika kurang bersih bisa dijangkiti bakteri ini yang menghasilkan aflatoksin.

Organisasi Kehidupan


1. Organisasi kehidupan Tingkat Molekul
Dalam tingkat molekul, atom- atom yang berikatan membentuk molekul. Molekul-molekul tersebut akan menyusun organel-organel sel. Contohnya membran plasma yang tersusun atas molekul-molekul protein, fosfolipid, kolesterol, air, karbohidrat, dan ion-ion lain. Adanya molekul tersebut, memungkinkan membran plasma menjalankan fungsinya sebagai bagian luar sel yang memisahkan sel dengan lingkungan sekitarnya.

2. Organisasi Kehidupan Tingkat Sel
Setiap makhluk hidup tersusun atas sel. Ada makhluk hidup yang tersusun atas satu sel (uniseluler), ada pula makhluk hidup yang tersusun atas banyak sel (multiseluler). Sel merupakan unit strukturaldan fungsional terkecil dari makhluk hidup.
Setiap sel mempunyai organel-organel yang mampu menjalankan fungsinya untuk hidup. Organel sel tersebut diantaranya ribosom, mitokondria, badan Golgi, retikulum endoplasma, membran plasma, dan vakuola. Seluruh aktivitas organel tersebut dikontrol oleh inti sel (nukleus). Sitologi merupakan cabang ilmu biologi tentang struktur dalam fungsi sel.

3. Organisasi Kehidupan Tingkat Jaringan
Jaringan merupakan kumpulan sel yang memiliki bentuk, susunan, dan fungsi sama. Kumpulan sel tersebut bekerja sama membentuk dan menjalankan tugasnya sesuai dengna fungsinya. Kajian tentang jaringan dipelajari dalam Histologi. Pada makhluk hidup terdapat berbagai macam jaringan. Contohnya, jaringan saraf yang terdapat pada manusia.
Jaringan saraf memiliki fungsi menyampaikan rangsang dari luar untuk diteruskan menuju otak. Otak tersebut menanggapi rangsang melalui jaringan saraf untuk meresponnya. Misalnya, saat memegang benda panas kita akan merespon dengan melepas benda panas tersebut.

4. Organisasi Kehidupan Tingkat Organ
Organisasi kehidupan tingkat organ merupakan organisasi hidup dari kumpulan jaringan. Organ merupakan kumpulan beberapa jaringan yang berbeda untuk melakukan suatu pekerjaan yang sama. Suatu organ memiliki tugas untuk menjalankan fungsinya, terdiri atas beberapa jaringan yang berbeda. Contohnya adalah organ kulit.

5. Organisasi Kehidupan Tingkat Individu
Kumpulan organ-organ disebut sistem organ. Individu merupakan organisme yang tersusun oleh kumpulan sistem organ. Kumpulan sistem organ tersebut membentuk individu. Adanya berbagai sistem organ yang memiliki fungsi berbeda, membuat suatu individu mampu melakukan fungsi hidupya dengan baik. Contoh organisasi kehidupan tingkat individu adalah seekor harimau.

6. Organisasi Kehidupan Tingkat Populasi
Organisasi kehidupan tingkat populasi terbentu oleh spesies atau individu yang sejenis. Popilasi sendiri merupakan kelompok yang terdiri atas spesies sejenis atau sama dan mendiami suatu habitat. Habitat merupakan tempat hidup suatu makhluk hidup.
Didalam suatu populasi terjadi interaksi atau hubungan antar spesiesnya. Hal tersebut dilakukan guna menjalankan fungsi hidupnya, misalnya berkembang biak, melakukan perkawinan dan untuk perlindungan satu sama lainnya. 

Perkembangan Biologi


Biologi merupakan ilmu tentang makhluk hidup beserta lingkungannya. Objek yang dipelajari dalam Biologi merupakan makhluk hidup dan makhluk tak hidup. Makhluk hidup yang dipelajari terdiri atas manusia, hewan, dan tumbuhan. Adapun makhluk tak hidup yang dipelajari merupakan objek yang terkait dengan makhluk hidup. Contohnya lingkungan yang terdapat disekitar makhluk hidup berada, seperti air, tanah dan suhu.

1. Cabang-Cabang Biologi
Seiring perkembangan zaman dan perkembangan teknologi, ilmu Biologi dituntut untuk mengikuti perkembangan tersebut. Untuk mengimbanginya, Biologi berkembang menjadi cabang-cabang yang lebih khusus dan spesifik. Biologi memiliki cabang-cabang yang cukup banyak. Cabang-cabang Biologi tersebut digunakan sesuai dengan permasalahan yang dipelajari.
Contoh cabang-cabang Biologi diantaranya sebagai berikut.

1. Genetika, yaitu ilmu yang bersifat keturunan dan cara pewarisan sifat.
2. Ekologi, Yaitu ilmu mengenai hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan lingungannya, baik abiotik maupun biotik
3. Morfologi, yaitu ilmu mengenai struktur bentuk luar tubuh mahkluk hidup
4. Virologi, yaitu ilmu mengenai virus
5. Mikologi, yaitu ilmu yang mempelajari mengenai jamur
6. Botani, yaitu ilmu yang mengenai dunia tumbuhan
7. Zoologi, yaitu ilmu yang mempelajari tentang dunia hewan
8. Entomologi, yaitu ilmu yang mengenai serangga
9. Bkteriologi, yaitu ilmu yang mengenai bakteri
10. Ornitologi, yaitu ilmu yang mengenai burung.

2. Hubungan Biologi dengan Ilmu lainnya

Pada zaman dahulu, ilmu biologi hanya menjelaskan sebatas hewan dan tumbuhan saja. Pada saat itu kajian khusus mengenai anatomi berkembang dengan pesat. Anatomi mengenai hewan dan tumbuhan memberikan informasi yang banyak. akan tetapi, seiring perkembangan zaman, Biologi berkembang pesat dan tidak hanya mempelajari sebatas anatomi saja . Biologi berkembang semakin luas. Perkembangan Biologi ini tidak lepas juga dari disiplin ilmu lainnya.

Sumber: Grafindo Media Pratama