Menurut Todarro, Pembangunan ekonomi diartikan sebagai suatu proses multidimensional. Pembangunan ekonomi melibatkan perubahan-perubahan besar dalam struktur sosial, sikap-sikap mental yang sudah terbiasa, dan lembaga-lembaga nasional. Termasuk juga percepatan pertumbuhan ekonomi serta pengurangan dan pemberantasan kemiskinan absolut.
Pertumbuhan dan pembangunan ekonomi merupakan dua sisi kehidupan ekonomi yang erat hubungannya dan saling memengaruhi. Pembangunan ekonomi mendorong pertumbuhan ekonomi, sebaliknya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi. Menurut Paul Streeten konsep pertumbuhan fisik harus disertai dengan perubahan cara berpikir sehingga ia menyimpulkan perlunya pembangunan ekonomi yang meliputi hal berikut.
a. Pertumbuhan yang merupakan realitas fisik yang berwujud dalam bentuk produksi dan pendapatan.
b. Perubahan dalam cara berpikir yang tampak dalam perubahan kelembagaaan sosial, administrasi, sikap, dan budaya.
Menurut Simon Kuznets berdasarkan pengamatannya dinegara-negara maju, ia menyimpulkan bahwa setiap proses pembangunan ekonomi akan terdapat tiga tanda, yaitu
- Produksi, baik jumlah maupun jenisnya terus-menerus bertambah
- Teknologi yang terus menerus berkembang
- Agar perkembangan ekonomi itu menjadi unsur yang tidak lepas dari pertumbuhan teknologi, dibutuhkan penyesuaian kelembagaan ideologi dan sikap hidup.
Dari definisi diatas dapat disimpulkan bahwa pembangunan ekonomi adalah suatu proses kenaikan dalam pendapatan total dan pendapatan per kapita dengan menghitung adanya pertambahan penduduk disertai adanya perubahan fundamental ( perubahan mendasar) dalam struktur ekonomi.
